Rabu, 24 April 2013

Memilihmu


Tak perlu kau minta
Aku akan menjagamu sepanjang waktu
Dengan cinta sebagai mataku
Dengan rindu sebagai jembatanku
Malam masih punya cerita tentang kita, rindu, dan bening dua matamu yang menantang bintang.
Aku merindukan mata kita bercengkrama seperti kemarin, pada sepotong sore yang mendung.
Matamu, pijar terhangat yang aku kenal sore kemarin. Sekarang aku mengerti. Itu sungguh berarti.
Hatiku telah memilihmu sejak potongan episode menyatukan lewat pertemuan.
Dengan cinta yang ada tanpa meminta.
Dengan rindu yang mempersatu meski tak temu.
Kamu begitu gemar merumah di pikiranku.
Dan selalu kubingkai segala tentangmu.
Dan sewujud doa mengalir di tiap sudut waktu.
Untuk kamu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar