Tak perlu
kau minta
Aku akan
menjagamu sepanjang waktu
Dengan cinta
sebagai mataku
Dengan rindu
sebagai jembatanku
Malam masih
punya cerita tentang kita, rindu, dan bening dua matamu yang menantang bintang.
Aku
merindukan mata kita bercengkrama seperti kemarin, pada sepotong sore yang
mendung.
Matamu,
pijar terhangat yang aku kenal sore kemarin. Sekarang aku mengerti. Itu sungguh
berarti.
Hatiku telah
memilihmu sejak potongan episode menyatukan lewat pertemuan.
Dengan cinta
yang ada tanpa meminta.
Dengan rindu
yang mempersatu meski tak temu.
Kamu begitu
gemar merumah di pikiranku.
Dan selalu
kubingkai segala tentangmu.
Dan sewujud
doa mengalir di tiap sudut waktu.
Untuk kamu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar